iPhone mempunyai jutaan aplikasi yang tersedia untuk berbagai kebutuhan.
Namun, sebagian besar pengguna biasanya hanya berputar pada aplikasi yang sudah sangat populer.
WhatsApp digunakan untuk berkomunikasi.
Instagram dan TikTok digunakan untuk hiburan.
Sementara itu, Google Maps membantu perjalanan dan Spotify digunakan untuk mendengarkan musik.
Padahal, masih banyak aplikasi iPhone berguna yang dapat membantu pekerjaan kecil dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa aplikasi dapat mengatur jadwal menjadi lebih visual.
Selain itu, ada aplikasi yang terus mengingatkan tugas sampai benar-benar selesai.
Kemudian, aplikasi lain dapat menyimpan ide dalam hitungan detik, membantu membuat daftar belanja bersama keluarga, melacak paket dari banyak jasa pengiriman, hingga mengurangi kebiasaan membuka media sosial tanpa sadar.
Menariknya, sebagian aplikasi tersebut mempunyai pendekatan yang sangat sederhana.
Alih-alih menyediakan ratusan fitur yang jarang digunakan, aplikasi tersebut fokus menyelesaikan satu masalah dengan baik.
Oleh karena itu, aplikasi yang tepat dapat mengurangi langkah kecil yang berulang setiap hari.
Berikut 10 aplikasi iPhone yang mungkin belum banyak diketahui pengguna umum, tetapi layak dicoba untuk membuat kehidupan sehari-hari terasa lebih praktis.
1. Structured untuk Melihat Seluruh Jadwal dalam Satu Timeline
Structured merupakan aplikasi perencana harian dengan pendekatan visual.
Alih-alih hanya menampilkan daftar tugas panjang, Structured menyusun tugas, rutinitas, dan agenda ke dalam timeline harian.
Oleh karena itu, aplikasi ini menarik bagi pengguna yang sering mengetahui apa yang harus dilakukan tetapi bingung menentukan kapan harus mengerjakannya.
Misalnya, pada pagi hari Anda mempunyai rapat pukul 09.00.
Kemudian, terdapat pekerjaan yang harus selesai sebelum makan siang.
Setelah itu, Anda ingin berolahraga pada sore hari.
Structured dapat membantu melihat seluruh aktivitas tersebut dalam satu alur waktu.
Selain itu, aplikasi tersedia di iPhone dan terhubung dengan ekosistem perangkat Apple lainnya yang didukung.
Dengan demikian, pengguna tidak harus berkali-kali membuka aplikasi berbeda hanya untuk melihat agenda.
Cocok untuk Siapa?
Structured cocok untuk mahasiswa, pekerja kantoran, freelancer, serta siapa pun yang mempunyai banyak kegiatan dalam satu hari.
Selain itu, tampilan visualnya dapat membantu orang yang lebih nyaman memahami jadwal melalui blok waktu daripada daftar teks panjang.
2. Tiimo untuk Membantu Rutinitas Terasa Lebih Terstruktur
Tiimo merupakan aplikasi planner yang berfokus pada pengaturan waktu, rutinitas, dan tugas.
Apple bahkan memilih Tiimo sebagai iPhone App of the Year 2025.
Namun, aplikasi ini mungkin masih belum familiar bagi banyak pengguna iPhone di Indonesia.
Tiimo menawarkan pendekatan visual untuk membantu pengguna melihat aktivitas serta membangun rutinitas.
Selain itu, aplikasinya mempunyai fitur perencanaan yang dirancang untuk mengurangi beban ketika harus menentukan prioritas dan mengatur banyak tugas.
Karena itu, aplikasi ini dapat berguna bagi orang yang sering merasa mempunyai terlalu banyak hal di kepala.
Misalnya, Anda mempunyai lima pekerjaan hari ini.
Daripada mengingat semuanya, masukkan aktivitas tersebut ke planner.
Kemudian, atur urutan serta waktu pengerjaannya.
Dengan demikian, Anda hanya perlu mengikuti rencana yang sudah dibuat.
Menarik untuk Rutinitas Harian
Tiimo juga dapat membantu membuat rutinitas yang berulang.
Misalnya, aktivitas pagi dapat dimulai dengan bangun, sarapan, mengecek agenda, kemudian mulai bekerja.
Sementara itu, malam hari dapat memiliki rutinitas berbeda.
Dengan pola tersebut, kegiatan sederhana tidak selalu membutuhkan keputusan baru setiap hari.
3. Due untuk Orang yang Sering Mengabaikan Reminder
Aplikasi Reminders bawaan iPhone sebenarnya sudah cukup kuat.
Namun, bagaimana jika Anda termasuk orang yang melihat notifikasi lalu lupa mengerjakannya?
Due menawarkan pendekatan berbeda.
Salah satu fitur utama aplikasi ini adalah Auto Snooze.
Jika sebuah pengingat belum diselesaikan atau dijadwalkan ulang, Due dapat terus memberikan pengingat berdasarkan interval yang dipilih.
Oleh karena itu, aplikasi ini cocok untuk tugas yang benar-benar tidak boleh terlupakan.
Misalnya:
- Membayar tagihan.
- Mengambil obat.
- Mematikan sesuatu pada waktu tertentu.
- Menelepon seseorang.
- Mengirim dokumen.
- Mengambil cucian.
- Membayar langganan.
- Menyiapkan barang sebelum bepergian.
Selain itu, Due mempunyai timer yang dapat digunakan berulang kali.
Karena itu, pengguna dapat menyimpan timer tertentu untuk kebutuhan seperti memasak atau aktivitas rutin lainnya.
Kelebihan Utamanya Adalah Kesederhanaan
Due tidak berusaha menjadi aplikasi project management besar.
Sebaliknya, aplikasi tersebut fokus pada satu hal: mengingatkan Anda sampai suatu tugas mendapat perhatian.
Dengan demikian, Due dapat sangat berguna bagi pengguna yang sering menunda notifikasi standar.
4. Drafts untuk Menangkap Ide Sebelum Terlupakan
Pernah mendapat ide ketika sedang berjalan, berada di kendaraan, atau sebelum tidur?
Masalahnya, membuka aplikasi notes lalu memilih folder terkadang sudah terasa terlalu banyak langkah.
Drafts mencoba menghilangkan hambatan tersebut.
Konsep aplikasinya sederhana: buka aplikasi dan langsung mulai mengetik.
Karena itu, Drafts menyebut dirinya sebagai tempat di mana teks dimulai.
Anda dapat menggunakannya untuk:
- Menulis ide singkat.
- Membuat daftar tugas sementara.
- Menyimpan nomor atau informasi sementara.
- Menulis konsep pesan.
- Menyimpan caption.
- Membuat draft email.
- Menulis catatan rapat.
- Menampung ide artikel.
Setelah itu, teks dapat diproses atau dikirim ke aplikasi lain.
Dengan demikian, pengguna tidak perlu langsung memikirkan di mana catatan harus disimpan.
Pertama, tangkap idenya.
Kemudian, rapikan setelah mempunyai waktu.
Sangat Berguna untuk Orang yang Banyak Ide
Drafts terasa sederhana, tetapi konsep tersebut dapat membantu mengurangi jumlah ide yang hilang hanya karena pengguna malas membuka aplikasi yang terlalu rumit.
5. Just Press Record untuk Menyimpan Ide dalam Bentuk Suara
Tidak semua orang nyaman mengetik.
Selain itu, terdapat situasi ketika mengetik memang tidak praktis.
Just Press Record menawarkan perekam audio dengan pendekatan satu sentuhan.
Aplikasi tersebut dapat merekam audio serta menyediakan fungsi transkripsi.
Selain itu, rekaman dapat disinkronkan melalui iCloud pada perangkat yang didukung.
Karena itu, aplikasi ini menarik untuk menyimpan sesuatu yang muncul secara spontan.
Misalnya, Anda mendapatkan ide ketika berjalan.
Cukup rekam suara.
Kemudian, dengarkan atau periksa transkripsinya ketika sudah mempunyai waktu.
Aplikasi tersebut juga dapat berguna untuk:
- Merekam catatan suara.
- Menyimpan ide konten.
- Merekam catatan setelah rapat.
- Membuat jurnal suara.
- Menyimpan inspirasi lagu.
- Merekam pemikiran sebelum terlupakan.
Selain itu, aplikasi mendukung Apple Watch.
Dengan demikian, pengguna dapat memulai perekaman tanpa selalu mengambil iPhone.
6. Bear untuk Catatan yang Lebih Rapi tanpa Terasa Rumit
Jika aplikasi Notes terasa terlalu sederhana tetapi aplikasi manajemen pengetahuan yang kompleks terasa berlebihan, Bear berada di tengah-tengah.
Bear merupakan aplikasi menulis dan mencatat berbasis Markdown dengan desain yang relatif bersih.
Pengguna dapat membuat catatan, jurnal, checklist, daftar tugas, hingga dokumen panjang.
Selain itu, Bear menggunakan sistem tag untuk membantu mengorganisasi catatan.
Misalnya, Anda dapat menggunakan:
#kerja
#keuangan
#ide
#belanja
#perjalanan
Kemudian, catatan dapat ditemukan berdasarkan tag tersebut.
Bear juga mendukung hubungan antarcatatan sehingga pengguna dapat membangun kumpulan informasi yang saling terhubung.
Dengan demikian, satu aplikasi dapat digunakan untuk menyimpan banyak bagian kehidupan.
Cocok untuk Personal Knowledge Base
Misalnya, Anda sedang merencanakan liburan.
Satu catatan dapat berisi itinerary.
Kemudian, catatan lain menyimpan daftar barang.
Selanjutnya, Anda dapat membuat catatan anggaran.
Semua catatan tersebut dapat dihubungkan atau dikelompokkan melalui tag.
Karena itu, Bear berguna bagi pengguna yang ingin membuat sistem catatan pribadi tanpa tampilan terlalu rumit.
7. AnyList untuk Daftar Belanja yang Bisa Dipakai Bersama
Daftar belanja terlihat seperti kebutuhan kecil.
Namun, aktivitas ini dilakukan berulang kali.
AnyList membuat proses tersebut lebih terorganisasi.
Pengguna dapat membuat grocery list lalu membagikannya dengan pasangan, keluarga, atau teman serumah.
Ketika seseorang menambahkan barang, perubahan dapat terlihat pada daftar bersama.
Dengan demikian, tidak perlu lagi mengirim pesan seperti:
“Telur masih ada?”
“Beli susu ya.”
“Jangan lupa sabun.”
Selain grocery list, AnyList juga menyediakan fungsi untuk menyimpan resep dan merencanakan makanan.
Karena itu, aplikasi ini dapat membantu menghubungkan tiga aktivitas sekaligus:
Memilih menu.
Membuat daftar bahan.
Kemudian, berbelanja.
Sangat Berguna untuk Rumah Tangga
Bayangkan satu anggota keluarga sedang berada di supermarket.
Sementara itu, anggota keluarga lain baru ingat bahwa kopi sudah habis.
Barang tersebut dapat langsung ditambahkan ke daftar bersama.
Dengan demikian, risiko lupa membeli barang dapat berkurang.
8. Parcel untuk Melacak Banyak Paket dari Satu Tempat
Belanja online membuat seseorang dapat mempunyai beberapa paket sekaligus.
Masalahnya, setiap toko dan jasa pengiriman dapat mempunyai halaman tracking berbeda.
Parcel mencoba menyederhanakan proses tersebut.
Aplikasi ini mendukung pelacakan ratusan layanan pengiriman.
Selain itu, Parcel mempunyai fungsi identifikasi kurir sehingga proses memasukkan pengiriman dapat menjadi lebih cepat.
Pengguna juga dapat memanfaatkan pemindai barcode pada kondisi tertentu.
Karena itu, Parcel sangat berguna bagi orang yang sering membeli barang dari beberapa platform sekaligus.
Daripada membuka banyak website, status paket dapat dikumpulkan dalam satu aplikasi.
Berguna untuk Pengguna yang Sering Belanja Online
Anda dapat memberi nama pada paket agar lebih mudah dikenali.
Misalnya:
“Sepatu”
“Keyboard”
“Hadiah”
“Barang kantor”
Dengan demikian, pengguna tidak perlu mengingat nomor tracking panjang untuk mengetahui paket mana yang sedang diperiksa.
9. one sec untuk Mengurangi Kebiasaan Membuka Media Sosial Tanpa Sadar
Pernah membuka Instagram atau TikTok tanpa benar-benar berniat membukanya?
Kebiasaan tersebut sering terjadi secara otomatis.
Jari menyentuh ikon.
Beberapa detik kemudian, pengguna sudah melakukan scrolling.
one sec mencoba mengubah kebiasaan tersebut dengan menambahkan sedikit hambatan sebelum aplikasi distraksi terbuka.
Konsepnya menarik karena aplikasi tidak hanya bergantung pada kemauan untuk berhenti.
Sebaliknya, one sec membuat pengguna mempunyai waktu singkat untuk menyadari keputusan yang sedang dibuat.
Kemudian, pengguna dapat memilih apakah benar-benar ingin melanjutkan.
Dengan demikian, proses membuka aplikasi berubah dari tindakan otomatis menjadi keputusan yang lebih sadar.
Bukan Sekadar App Blocker
Pendekatan one sec berbeda dari aplikasi yang langsung memblokir akses.
Tujuannya adalah membuat aplikasi pengalih perhatian terasa sedikit kurang otomatis.
Karena itu, one sec dapat digunakan untuk membantu mengontrol kebiasaan membuka:
- Media sosial.
- Video pendek.
- Marketplace.
- Berita.
- Aplikasi lain yang sering dibuka tanpa tujuan jelas.
Bagi orang yang merasa screen time terus meningkat, pendekatan sederhana tersebut layak dicoba.
10. Waterllama untuk Mengingatkan Kebiasaan Minum
Mengatur pekerjaan tidak selalu menjadi satu-satunya kebutuhan sehari-hari.
Kebiasaan sederhana seperti mengingat minum juga sering terlupakan ketika seseorang sibuk.
Waterllama merupakan aplikasi pencatat hidrasi dengan tampilan yang lebih playful.
Pengguna dapat mencatat berbagai minuman.
Selain itu, aplikasi menyediakan reminder, challenge, statistik, widget, dan integrasi dengan Apple Health.
Waterllama juga mendukung Apple Watch pada perangkat yang kompatibel.
Karena itu, proses mencatat minuman dapat dilakukan tanpa harus selalu membuka aplikasi utama di iPhone.
Pendekatan yang Lebih Menyenangkan
Salah satu karakter Waterllama adalah penggunaan ilustrasi serta karakter sebagai bagian dari pengalaman aplikasi.
Pendekatan tersebut membuat aktivitas mencatat air tidak terasa seperti mengisi spreadsheet kesehatan.
Namun, target hidrasi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan individual.
Kondisi kesehatan, aktivitas, cuaca, kehamilan, serta faktor lain dapat memengaruhi kebutuhan cairan.
Karena itu, aplikasi sebaiknya dipakai sebagai alat pencatat dan pengingat, bukan pengganti saran medis.
Mana Aplikasi yang Paling Berguna untuk Kebutuhan Sehari-hari?
Tidak semua orang membutuhkan 10 aplikasi sekaligus.
Sebaliknya, pilih berdasarkan masalah yang paling sering terjadi.
Jika jadwal terasa berantakan, Structured atau Tiimo dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, orang yang sering lupa melakukan tugas penting mungkin lebih terbantu oleh Due.
Jika masalah utama adalah ide yang cepat terlupakan, Drafts atau Just Press Record lebih relevan.
Kemudian, Bear cocok untuk pengguna yang mempunyai banyak catatan dan ingin mengaturnya secara lebih rapi.
Untuk kebutuhan rumah tangga, AnyList dapat membantu belanja dan perencanaan makanan.
Sementara itu, Parcel cocok bagi pengguna yang sering menunggu banyak pengiriman.
Jika iPhone justru terlalu sering menjadi sumber distraksi, one sec mungkin menjadi aplikasi paling menarik dalam daftar.
Kemudian, Waterllama dapat membantu pengguna yang ingin lebih konsisten mencatat kebiasaan minum.
Dengan demikian, aplikasi terbaik bukan aplikasi dengan fitur terbanyak.
Sebaliknya, aplikasi terbaik adalah aplikasi yang menyelesaikan masalah nyata yang memang sering Anda alami.
Jangan Instal Terlalu Banyak Aplikasi Produktivitas Sekaligus
Ironisnya, terlalu banyak aplikasi produktivitas justru dapat membuat hidup semakin rumit.
Misalnya, daftar tugas berada di tiga aplikasi.
Kemudian, catatan tersebar di empat tempat.
Sementara itu, kalender berada di aplikasi lain.
Akibatnya, pengguna justru menghabiskan waktu mencari informasi.
Oleh karena itu, mulailah dari satu masalah.
Misalnya, minggu ini fokus menyelesaikan masalah jadwal.
Gunakan Structured terlebih dahulu.
Kemudian, apabila pengingat masih sering terlewat, pertimbangkan Due.
Dengan demikian, setiap aplikasi mempunyai fungsi yang jelas.
Gunakan Integrasi iPhone agar Aplikasi Lebih Praktis
Salah satu keunggulan aplikasi iOS adalah integrasinya dengan ekosistem Apple.
Beberapa aplikasi dalam daftar ini mendukung Apple Watch, Siri, Shortcuts, widget, atau iCloud.
Oleh karena itu, manfaatkan integrasi tersebut.
Misalnya, Just Press Record dapat membantu merekam ide dengan cepat melalui perangkat yang didukung.
Kemudian, Waterllama mempunyai widget dan integrasi Apple Health.
Sementara itu, Bear dapat bekerja dengan Siri serta Shortcuts untuk beberapa aktivitas.
Dengan demikian, aplikasi tidak harus selalu dibuka secara manual dari Home Screen.
Perhatikan Fitur Gratis dan Berbayar
Sebagian aplikasi menawarkan fitur dasar secara gratis.
Namun, fitur lanjutan dapat membutuhkan pembelian atau langganan.
Karena itu, jangan langsung berlangganan banyak aplikasi.
Sebaliknya, gunakan versi gratis atau masa percobaan terlebih dahulu apabila tersedia.
Kemudian, tanyakan pada diri sendiri:
Apakah aplikasi benar-benar di gunakan setiap hari?
Apakah aplikasi menghemat waktu?
ada fitur bawaan iPhone yang sudah cukup?
Jika jawabannya tidak, langganan mungkin belum di perlukan.
Dengan demikian, aplikasi produktivitas tidak justru menjadi sumber pengeluaran tambahan yang tidak terpakai.
Periksa Privasi Sebelum Menggunakan Aplikasi
Aplikasi sehari-hari dapat menyimpan informasi yang cukup personal.
Misalnya, aplikasi planner dapat mengetahui jadwal.
Sementara itu, aplikasi catatan dapat menyimpan ide dan dokumen.
Kemudian, aplikasi kesehatan dapat mencatat kebiasaan tertentu.
Oleh karena itu, periksa bagian App Privacy pada App Store sebelum memasang aplikasi.
Selain itu, jangan memberikan izin yang tidak diperlukan.
Jika sebuah aplikasi tidak membutuhkan lokasi untuk fungsi utamanya, misalnya, pertimbangkan apakah izin tersebut memang perlu diberikan.
Dengan demikian, kenyamanan tetap berjalan bersama perlindungan data.
Gunakan Widget untuk Mengurangi Waktu Membuka Aplikasi
Widget dapat membuat aplikasi jauh lebih berguna.
Misalnya, planner dapat menampilkan kegiatan berikutnya langsung di Home Screen.
Selain itu, habit tracker dapat menampilkan progres harian.
Sementara itu, aplikasi hidrasi dapat menyediakan akses lebih cepat untuk mencatat minuman.
Dengan demikian, pengguna mendapatkan informasi tanpa harus membuka aplikasi penuh.
Selain menghemat beberapa detik, metode tersebut juga dapat mengurangi risiko terdistraksi aplikasi lain ketika membuka iPhone.
Aplikasi Kecil Bisa Memberikan Dampak Besar
Tidak semua aplikasi harus mempunyai ratusan fitur.
Due, misalnya, berfokus kuat pada reminder.
Just Press Record berfokus pada perekaman cepat.
Sementara itu, Parcel fokus pada pengiriman.
Pendekatan semacam ini justru menarik.
Ketika satu aplikasi menyelesaikan satu pekerjaan dengan cepat, pengguna dapat menghemat beberapa menit berkali-kali dalam seminggu.
Dalam jangka panjang, penghematan kecil tersebut dapat memberikan pengalaman penggunaan iPhone yang jauh lebih praktis.
Jangan Lupakan Aplikasi Bawaan iPhone
Mencoba aplikasi pihak ketiga tidak berarti aplikasi bawaan Apple harus ditinggalkan.
Notes, Reminders, Calendar, Shortcuts, Health, dan Files sudah mempunyai banyak fungsi yang berguna.
Oleh karena itu, aplikasi dalam daftar ini sebaiknya dipilih ketika pendekatannya memberikan sesuatu yang benar-benar Anda butuhkan.
Misalnya, jika Reminders sudah memenuhi kebutuhan, Due mungkin tidak diperlukan.
Sebaliknya, pengguna yang membutuhkan reminder berulang sampai selesai dapat menemukan Due lebih sesuai.
Dengan demikian, tujuannya bukan memenuhi iPhone dengan aplikasi baru.
Tujuannya adalah menemukan alat yang paling cocok dengan cara hidup Anda.
Checklist Memilih Aplikasi iPhone untuk Kebutuhan Harian
Sebelum memasang aplikasi baru, pertimbangkan beberapa hal berikut:
- Apakah aplikasi menyelesaikan masalah nyata?
- Apakah aplikasinya masih aktif mendapat dukungan?
- Apakah tersedia di iPhone yang digunakan?
- Apakah fungsi gratis sudah mencukupi?
- Apakah langganannya benar-benar diperlukan?
- Apakah aplikasi mendukung widget?
- Apakah tersedia integrasi Apple Watch jika dibutuhkan?
- Apakah aplikasi dapat bekerja dengan Siri atau Shortcuts?
- Apakah kebijakan privasinya sesuai?
- Apakah aplikasi menggantikan beberapa langkah manual?
- Apakah aplikasi lebih praktis daripada fitur bawaan iPhone?
- Apakah Anda benar-benar akan menggunakannya secara rutin?
Dengan checklist tersebut, pengguna dapat menghindari kebiasaan menginstal aplikasi hanya karena terlihat menarik.
Sebaliknya, setiap aplikasi mempunyai alasan yang jelas untuk berada di iPhone.
Kesimpulan
Ada banyak aplikasi iPhone berguna yang tidak selalu muncul dalam daftar aplikasi paling populer.
Namun, beberapa di antaranya dapat menyelesaikan masalah sehari-hari dengan sangat spesifik.
Structured membantu mengubah daftar aktivitas menjadi timeline visual.
Sementara itu, Tiimo menyediakan pendekatan planner yang berorientasi pada rutinitas serta pengaturan tugas.
Due cocok untuk orang yang membutuhkan pengingat lebih persisten.
Kemudian, Drafts membuat proses menangkap teks menjadi sangat cepat.
Just Press Record menawarkan alternatif ketika berbicara lebih praktis daripada mengetik.
Di sisi lain, Bear memberikan ruang untuk menyimpan serta mengorganisasi catatan.
AnyList membantu keluarga atau pasangan mengelola daftar belanja bersama.
Sementara itu, Parcel menyatukan pelacakan berbagai pengiriman.
one sec membantu menciptakan jeda sebelum seseorang membuka aplikasi yang sering mengalihkan perhatian.
Terakhir, Waterllama membuat proses mencatat hidrasi terasa lebih ringan dan menarik.
Namun, Anda tidak perlu menggunakan semuanya.
Sebaliknya, cari satu masalah kecil yang paling sering mengganggu kehidupan sehari-hari.
Kemudian, pilih aplikasi yang khusus menyelesaikan masalah tersebut.
Jika aplikasi berhasil mengurangi lupa, menghemat waktu, membuat jadwal lebih jelas, atau membantu rutinitas berjalan lebih teratur, maka aplikasi tersebut sudah memberikan manfaat nyata.
Pada akhirnya, iPhone bukan hanya alat komunikasi dan hiburan.
Dengan kombinasi aplikasi yang tepat, perangkat tersebut juga dapat menjadi alat untuk mengatur waktu, mengingat tugas, mengelola kehidupan rumah tangga, menangkap ide, mengurangi distraksi, serta menyederhanakan berbagai pekerjaan kecil yang dilakukan setiap hari.